“Di atas usia itu, statusnya adalah anggota luar biasa. Karena itu, saya ingin menggunakan sisa waktu ini untuk memberikan kontribusi terbaik,” jelasnya.

Restu juga menyampaikan rasa syukurnya karena telah melalui proses panjang dalam organisasi, dimulai dari jenjang BPC (Badan Pengurus Cabang), hingga akhirnya menjabat sebagai Bendahara Umum di tingkat BPD.

“Pahit manis dinamika organisasi sudah saya lalui. Sekarang saatnya, dengan pengalaman yang Tuhan telah berikan, saya siap memimpin BPD HIPMI NTT tiga tahun ke depan,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan dan menjaga netralitas proses pemilihan, Restu telah secara resmi mengajukan permohonan nonaktif sementara dari jabatannya sebagai Bendahara Umum.

Ia juga menyampaikan komitmen jika terpilih sebagai Ketua Umum, yaitu menjadikan HIPMI NTT sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan wadah pengembangan bagi anggota serta generasi muda di NTT.

“Komitmen 100 hari saya jika Tuhan ijinkan saya memimpin HIPMI NTT ke depan, adalah bagaimana membawa HIPMI NTT menjadi mitra strategis dari pemerintah daerah dan bermanfaat bagi seluruh anggota dan generasi muda di NTT. 100 hari HIPMI NTT tanpa perubahan, saya siap mundur. Itu komitmen saya,” tegasnya. (*)