Johni juga mencontohkan keberhasilan diaspora dari etnis lain seperti Batak dan Minang yang berhasil membangun fasilitas publik di kampung halaman mereka. Ia berharap hal serupa juga bisa dilakukan oleh diaspora NTT, khususnya dalam sektor pendidikan, perikanan, pertanian, dan koperasi.
Dengan ruang fiskal provinsi yang masih terbatas, Johni menilai kontribusi masyarakat dan diaspora sangat penting dalam mendukung pembangunan jangka menengah dan panjang. Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk bersama-sama mewujudkan NTT yang lebih maju dan sejahtera.
“Mari kita wujudkan mimpi bersama untuk NTT yang lebih sejahtera dan maju. Tuhan memberkati kita semua,” pungkas Johni. (*/ab)
Halaman







Tinggalkan Balasan