“Saya ucapkan terima kasih kepada pengurus lama yang telah bertugas. Kepada pengurus baru, saya ucapkan selamat bekerja. Saya pastikan, tidak ada satu orang pun yang saya titip. Ini organisasi independen dan harus tetap begitu,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Karang Taruna harus menjadi wadah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Karang Taruna bukan dibuat untuk gagah-gagahan, tapi untuk ‘berdarah-darah’ menyelesaikan persoalan di kota ini. Orang muda harus hadir dengan aksi yang nyata,” katanya.
Wali Kota juga berjanji akan memperjuangkan anggaran pelatihan dan pendampingan untuk mendukung peran Karang Taruna dalam pemberdayaan generasi muda, termasuk yang bergerak di sektor UMKM dan bengkel kerja.
“Nanti akan kita anggarkan untuk pelatihan dan pendampingan. Yang punya usaha, bengkel, atau UMKM, akan kita bantu agar bisa berkembang,” ungkapnya.
Karang Taruna Diminta Segera Susun Program Kerja
Ketua Karang Taruna Provinsi NTT, Andre Ota, turut hadir dan memberikan sambutan. Ia menegaskan pentingnya legalitas dalam kepengurusan, serta mendorong Ketua terpilih untuk segera menyusun program kerja melalui rapat kerja (raker).



Tinggalkan Balasan