“Kami tidak ingin aset daerah hanya menjadi beban. Dengan pengelolaan yang profesional, aset-aset ini bisa menjadi sumber pendapatan yang besar bagi daerah,” ungkap Wakil Ketua Umum DPP Golkar ini.
6. Reformasi Birokrasi dan Pengisian Jabatan Strategis. Untuk memastikan efektivitas pemerintahan, Pemprov NTT akan segera mengisi kekosongan jabatan di OPD dengan pejabat definitif. Evaluasi akan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap posisi strategis diisi oleh individu yang kompeten, profesional, dan berintegritas.
“Pemerintahan yang kuat harus punya tim yang solid. Kami akan pastikan bahwa setiap pejabat yang ditunjuk mampu bekerja cepat, efisien, dan melayani masyarakat dengan baik,” jelasnya.
NTT Siap Bangkit dengan Ekonomi Gotong Royong
Disebutkan Gubernur Melki Laka Lena, enam program ini bukan hanya langkah awal, tetapi fondasi utama pembangunan NTT selama lima tahun ke depan. Dengan ekonomi berbasis Koperasi Merah Putih, penguatan UMKM, optimalisasi PAD, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, NTT siap menjadi provinsi yang Seluruh upaya ini berorientasi pada satu tujuan besar, yaitu mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan dalam 5 (lima) tahun ke depan.
“Kami ingin NTT maju dengan cara kita sendiri, berbasis potensi lokal dan semangat gotong royong. Dengan Koperasi Merah Putih, kita pastikan ekonomi NTT bukan hanya tumbuh, tapi juga adil dan berkelanjutan,” tutup Gubernur Melki Laka Lena.
Platform Meja Rakyat dan Sekber Ayo Bangun NTT di Dalam dan Luar Negeri
Demi mendukung quick win dan Dasa Cita Melki-Johni, Gubernur Melki Laka Lena dan Wakilnya Johni Asadoma punya inisiatif menarik dan ambisius untuk memberdayakan masyarakat NTT baik di dalam maupun luar negeri. Meja Rakyat, Melki-Johni Melayani Rakyat sebagai platform partisipasi publik, dan Sekretariat Bersama “Ayo Bangun NTT”.
Inisiatif Gubernur Melki Laka Lena ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antara diaspora NTT dan masyarakat di daerah.
“Meja Rakyat, Melki-Johni Melayani Rakyat akan segera diluncurkan pekan depan sebagai platform bagi masyarakat NTT, baik di dalam maupun luar negeri, untuk menyampaikan kritik, saran, dan aspirasi terkait pembangunan serta pelayanan publik di NTT,” sebut Gubernur Melki Laka Lena.







Tinggalkan Balasan