Enam Program Quick Win NTT: Transformasi Ekonomi dalam 100 Hari

1. Memperkuat Posyandu untuk Menekan Stunting. Gubernur Melki Laka Lena menempatkan penguatan Posyandu dan kader kesehatan sebagai prioritas utama guna menekan angka stunting di NTT, yang masih menjadi tantangan besar. Dengan dukungan Kementerian Kesehatan RI, pemerintah daerah akan melaksanakan pelatihan intensif bagi kader Posyandu agar dapat melakukan deteksi dini, edukasi gizi, serta intervensi langsung di lapangan. Program ini bahkan diharapkan menjadi pilot project nasional dalam penanganan stunting berbasis komunitas.

2. Satu Desa/Kelurahan Satu Produk Berbasis Koperasi Merah Putih. Melalui program One Village One Product (OVOP), setiap desa dan kelurahan di NTT akan didorong untuk memproduksi, mengolah, dan memasarkan produk unggulan yang berbasis pada potensi lokal. Koperasi Merah Putih akan menjadi tulang punggung ekonomi desa, memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan memiliki pasar yang jelas dan berkelanjutan.