“Puskesmas harus berperan lebih aktif dalam mendeteksi kasus stunting sedini mungkin. Dengan sistem monitoring yang lebih baik, risiko jangka panjang akibat stunting dapat ditekan secara signifikan,” tegae Gubernur Melki Laka Lena.
Pemerintah Provinsi NTT juga berkomitmen penuh untuk mensukseskan program makan bergizi gratis. Program ini bukan sekadar kebijakan sosial, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi generasi penerus bangsa.
“Dengan adanya program ini, kita dapat memastikan bahwa anak-anak, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk tumbuh kembang yang optimal. Gizi yang baik adalah fondasi utama bagi kesehatan, kecerdasan, dan daya saing generasi masa depan. Anak-anak yang terpenuhi nutrisinya akan memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat, kemampuan belajar yang lebih baik, serta peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang cerah,” jelasnya.
Lebih dari itu, program makan bergizi gratis akan diintegrasikan dengan sektor pertanian dan peternakan lokal, sehingga bahan pangan yang digunakan berasal dari produk- produk unggulan NTT sendiri. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anak-anak, tetapi juga oleh petani, peternak, dan pelaku usaha kecil, menciptakan pergerakan ekonomi sirkuler yang berkelanjutan.







Tinggalkan Balasan