Ia menjelaskan, belanja tanggap darurat itu selain digunakan untuk merawat aset, tapi juga yang paling penting adalah untuk menjaga keberlangsungan hidup masyatakat yang terdampak bencana.

“Yang paling penting itu, agar masyarakat yang terdampak bencana itu tidak kesulitan bahan-bahan pokok seperti makanan dan minuman,” ucap De Rosari. (*)