Dijelaskannya, peralatan seperti di ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) juga menjadi perhatian pihak RSUD Ruteng dan sudah disampaikan ke Menteri kesehatan.
Karena peralatan di ruangan NICU atau perawatan bayi ini kata dia, menjadi perhatian khusus dari tenaga medis, selain itu juga banyaknya bayi yang perlu dirawat.
“Kita punya pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) di tahun 2023 ada 10.333 kunjungan pasien. Itu jumlah yang besar dan ketersediaan alat kita terbatas,”terangnya.
Untuk menunjang program prioritas dari kementerian kesehatan berkaitan dengan penyakit jantung, kanker, stroke serta uro-nevro dan KIA, RSUD Ruteng kata
dr. Oktavianus, sudah menyiapkan sumber daya manusia terutama para dokter.
“Yang kami harapkan saat ini tentu sarana dan pra sarana dari kementerian kesehatan. Kami bersyukur atas kunjungan Pa Menteri, meski harus datang malam hari” ujarnya.
Dr.Oktavianus menambahkan, pemerintah kabupaten Manggarai dalam hal ini RSUD Ruteng juga telah menyiapkan sumber daya manusia terkait dokter
spesialis.



Tinggalkan Balasan