Rumah sakit yang berlokasi di Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara ini dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan total dana Rp 70 miliar.
Rinciannya, Rp 40 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik, sedangkan Rp 30 miliar lainnya digunakan untuk perencanaan dan pengadaan alat kesehatan.
Alexon menegaskan bahwa setelah diresmikan, rumah sakit ini siap beroperasi dan melayani masyarakat.
“Kalau besok sudah diresmikan, artinya rumah sakit ini sudah siap untuk beroperasi. Harapan kami, dengan adanya rumah sakit ini, pelayanan kesehatan di Amfoang semakin dekat dan lebih mudah diakses oleh masyarakat,” ujarnya.
Meskipun RSP Amfoang akan segera beroperasi, tantangan infrastruktur jalan dan jembatan masih menjadi kendala bagi masyarakat dari beberapa kecamatan sekitar, seperti Amfoang Timur, Amfoang Utara, Amfoang Barat Laut, dan Amfoang Barat Daya.
Saat musim hujan, akses menuju wilayah ini kerap terhambat akibat banyaknya sungai yang belum memiliki jembatan.
Pemerintah diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan agar masyarakat Amfoang bisa lebih mudah mengakses layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.



Tinggalkan Balasan