“Karena itu, di antara sekian banyak gelar kehormatan yang diberikan kepadanya, gelar yang tertua adalah “Bunda Allah.” Banyak orang mungkin masih merasa tidak nyaman dengan gelar ini, tetapi penjelasan yang sederhana adalah demikian: Maria mengandung dan melahirkan Yesus Kristus. Inilah fakta sejarah. Dengan demikian, tentu saja dan sudah pasti bahwa Maria adalah Ibu dari Yesus Kristus, Putra Allah, Pribadi Kedua dari Tritunggal Mahakudus. Dialah Allah yang Sejati. Maria adalah Ibu dari Putra yang adalah Tuhan,” jelas Mgr. Hiro.
Menurut Mgr. Hiro, sejak awal kekristenan, tidak ada keraguan atau pertanyaan mengenai gelar ini. Orang-orang Kristen awal, sejak dahulu menyebutnya “Theotokos,” sebuah kata Yunani yang berarti “Pembawa Allah,” karena memang dia mengandung dalam rahimnya Allah yang menjadi Manusia. “Dialah Bunda Allah. Firman Abadi mengambil tubuh manusiawiNya dari Maria, sehingga tubuh manusia yang sejati ini akan dipersembahkan sebagai korban untuk kita semua,” ucap Mgr. Hiro.



Tinggalkan Balasan