Sementara itu, Senior Manager (SRM) Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra, David Eko Prasetyo, mengatakan bahwa terbitnya sertifikat konversi untuk bengkel listrik SMK Swasta Santo Aloisius Ruteng merupakan tujuan yang telah ditargetkan sejak awal 2024 bersama seluruh stakeholder yang terlibat.
Sebelum mencapai target tersebut, PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama SMKN 3 Mataram sudah terlebih dahulu menggelar pelatihan konversi yang melibatkan sejumlah sekolah kejuruan di Kepulauan Flores, NTT, yang dipusatkan di SMK Swasta Santo Aloisius dan telah melahirkan dua kendaraan konversi.
PLN, kata SRM David, akan terus mendukung kelangsungan dan keberlanjutan bengkel konversi SMK Swasta Santo Aloisius Ruteng, baik dalam menciptakan produk maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait kendaraan listrik.
Program ini menjadi upaya PLN dalam menggencarkan pemanfaatan energi baru terbarukan sehigga masyarakat dapat terbiasa hidup berdampingan dengan teknologi ramah lingkungan.



Tinggalkan Balasan