Plt Bank NTT, Yohanis Landu Praing juga menepis anggapan bahwa rencana alternatif yang disiapkan Bank NTT karena gagal membangun komunikasi dengan Bank DKI.

“Bukan gagal. Ini kan persoalan kolaborasi dan sinergisitas. Tapi betul-betul kita harus mengatur lah, bergaining posisinya seperti apa. Tapi yang terpenting, inti dari KUB itu adalah kolaborasi dan sinergisitas,” bebernya.

Landu Praing juga mengaku, pembicaraan dengan Bank Jatim sudah terbangun, dan kerja sudah terlaksana.

“Sudah kerja sama (dengan Bank Jatim). MoU juga sudah. Juga sudah disampaikan secara formal. Semuanya sedang berproses dan dalam koridor yang 100 persen fiks,” tambahnya.(*/ab)