“Jadi selama ini ada yang bilang kita tidak butuh bantuan pusat itu adalah orang yang tidak paham poltik. Kalau dia paham poltik, tentu dia tahu bahwa kita ini masih sangat bergantung dari pusat,” tegasnya.
Sehingga, Anita Gah menghimbau seluruh masyarakat untuk memilih pemimpin yang bisa perjuangkan banyak anggaran dari pemerintah pusat untuk kepentingan rakyat Nusa Tenggara Timur.
“Jadi jangan asal coblos. Jangan juga pilih pemimpin yang egois dan hanya pentingkan proyek, proyek dan proyek. Karena kita ini masih banyak sekali persoalan, baik itu infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, dan perikanan. Banyak masalah yang harus dijawab,” terangnya.
Dia menambahakan, jika ingin mengubah wajah NTT, maka Melki Laka Lena dan Johni Asadoma adalah solusi yang tepat. Sebab, selain rendah hati, mereka juga memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah pusat.
“Kalau pemimpin rendah hati, maka dia lebih perhatikan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi dan golongan. Kalau pemimpin angkuh dan sombong, maka rakyat akan menderita. Itu yang terjadi selama ini,” ungkapnya.





Tinggalkan Balasan