“Kalau pemimpin rendah hati, maka dia lebih perhatikan kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi dan golongan. Kalau pemimpin angkuh dan sombong, maka rakyat akan menderita. Itu yang terjadi selama ini,” ungkapnya.
Jangan Jadi ‘Pelacur’ Politik
Anita Gah meminta seluruh masyarakat untuk jangan mau dijadikan sebagai ‘pelacur’ poltik, demi kepentingan orang tertentu.
“Ingat jangan jadi ‘pelacur’ poltik. Kalau ‘pelacur’ itu dibayar. Tetapi bapa mama ssmuabkan bukan ‘pelacur’, jadi jangan mau untuk dibayar,” tegas Anita Gah.
Politisi Demokrat itu menyebut, jika berbicara soal masa depan Nusa Tenggara Timur, maka masyarakat juga harus berani tolak poltik uang.
“Karena uang itu menghantarkan rakyat pada kesengsaraan dan penderitaan selama lima tahun yang akan datang,” tandasnya. (Tim).







Tinggalkan Balasan