“Bantuan pusat masih sangat perlu. Di NTT ini banyak orang tua yang tidak mampu untuk menyekolahkan anak-anaknya,” terangnya.
Jitlaf kembali menegaskan bahwa, jika ada pihak dalam kampanye Pilgub NTT menyatakan bahwa NTT tidak butuh dana pusat, itu adalah sesuatu yang keliru.
“Kita sangat butuh orang pusat. Saat ini NTT masih butuh bantuan pusat,” tegasnya.
Ia mengaku mengenal Cagub Cawagub NTT 02 Melki-Johni. Karena itu, ia berharap agar dana bantuan pusat khususnya beasiswa terus disalurkan kepada pelajar, dan harus lebih masif sampai ke pelosok NTT.
“Ke depan, kalau Tuhan ijinkan Pak Melki dan Pak Johni lolos, untuk saya KIP ini harus tetap berjalan. Mungkin harus ada penyuluan ke kampung-kampung terpencil,” pungkasnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Dermi Yuvendo Bani. Menurut dia, bantuan dana pusat berupa beasiswa KIP sangat membantu mereka saat mengenyam pendidikan di tingkat perguruan tinggi.
“KIP ini sangat bermanfaat untuk keluarga saya yang tidak mampu, dan sangat bermanfaat untuk perkuliahan,” ungkap Bani.





Tinggalkan Balasan