Menurutnya PPIR sudah terbentuk di 18 Kabupaten dan Kota di Provinsi NTT.

“Kami jatuhkan pilihan kami ke Melki Johni dan CS an karena kami sayap dari Gerindra. Pembina kami adalah Bapak Prabowo,” katanya.

“Kalau Bapak Prabowo jatuhkan rekomendasi ke siapa situ kami berada. Diperintah atau tidak. Kami bekerja sudah satu bulan dan tidak bergabungbdengan partai,” tambah Lazarus.

Kerja kemenangan di Pilkada NTT menurutnya dilakukan mulai dari keluarga para anggota PPIR.

“Kami masing masing perorangan bekerja mengajak orang-prang disekitar kami mulai dari dalam rumah kami masing-masing.
Kami seperti akar mencari pendukung mulai dari keluarga kemudian ke sisi kiri dan kanan,” ujarnya.

Menurutnya, PPIR sebagai organisasi yang besar maka jika ada anggota yang membangkang maka akan dikeluarkan dari keanggotaan.

“Kalau ada yang memilih selain rekomendasi Pak Prabowo silahkan keluar dari organisasi ini. Kita sudah bekerja selama satu bulan,” tukasnya. (*/tim)