Senada dengan Presiden Jokowi, Menteri PUPR ketika itu, Basuki Hadimoeljono menyebut manfaat pembangunan bendungan, dimana salah satunya adalah untuk pengembangan sektor pangan.
“Kalau air nggak ada, ini habis semua. Jadi, saya kira air menjadi syarat mutlak, sehingga kita bangun tujuh bendungan di NTT,” ujar Basuki saat meninjau dua bendungan di Kabupaten Kupang yakni Bendungan Manikin dan Raknamo pada 30 September 2022 lalu.
Tak hanya bendungan sebagai infrastruktur pendukung sektor pertanian, Presiden juga menggagas program Food Estate atau lumbung pangan nasional yang merupakan kolaborasi sejumlah kementerian, mulai dari Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, hingga Kementerian Pertahanan.
Di NTT, program ini dikembangkan di Kabupaten Sumba Tengah sejak tahun 2020 dengan luas lahan mencapai 10.000 hektare, terdiri dari 5.400 hektare kawasan persawahan, dan 4.600 hektare lahan pertanian kering untuk pengembangan tanaman jagung dan peternakan.
Pada 23 Februari 2012 lalu, Presiden Jokowi meninjau langsung area lumbung pangan yang terletak di Desa Makata Keri, Kecamatan Katiku Tana, Sumba Tengah.





Tinggalkan Balasan