Erupsi ini ditandai oleh peningkatan signifikan dalam jumlah kegempaan serta terdeteksinya gas SO2 yang mencapai lebih dari 10.000 ton per hari. Status Gunung Lewotobi Laki-laki dinaikkan ke Level III “AWAS” akibat peningkatan sejumlah parameter aktivitas vulkanik.
Terkait ini, Kepada Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid menjelaskan, bahwa aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki menunjukkan kenaikan signifikan. Berdasarkan pengamatan instrumental selama periode 23 Oktober hingga 3 November 2024 pukul 18.00 WITA. (*/ab)
Halaman



Tinggalkan Balasan