Namun Rambu Hara Ana Awa bertemu dan mengenal seorang pemuda dari Ende. Hubungan cinta dengan pemuda Ende itu tidak disetujui oleh saudaranya dan anggota keluarga lain. Kendati demikian, Rambu Hara Ana Awa tetap bersihkeras dengan kekuatan cintanya terhadap pemuda Ende tersebut. Akhirnya, para sudaranya merelakan Rambu Hara Ana Awa untuk menikah dengan pria Ende. Bahkan Rambu Hara Ana Awa juga membawa serta dua orang perempuan untuk melayaninya di Ende.
Rambu Hara Ana Awa ini sampai di Ende melahirkan seorang putra bernama Wangga Jawarai. Sampai di situ ceritranya. Lantaran komunikasi yang tidak lancar, sehingga menjadi putus hubungan dengan keluarga di Ende.
“Sampailah sekitar dua tahun lalu, mamanya Pak Melki Laka Lena datang ke sini dan berceritra tentang moyang kita Rambu Hara Ana Awa. Kami sangat terharuh dengan kehadiran Pak Melki Laka Lena bersama isteri malam ini untuk menemukan kembali pertalian darah antara kita. Kami semua keluarga Payeti dan rumpun keluarga lainnya menerima dengan tulus kedatangan Pak Melki dan isteri. Banyak keluarga yang hadir terutama yang berkaitan langsung dengan Payeti. Kami mengaharapkan agar jika ada suka cita maupun duka cita di keluarga Payeti akan kami sampaikan ke Pak Melki dan juga sebaliknya,” sebut Umbu Hia





Tinggalkan Balasan