Jadi, Prabowo akan membesarkan partainya dengan tetap mematuhi nilai-nilai demokrasi yang dihayatinya selama ini. “Artinya, Prabowo tidak akan mendukung Calon Gubernur lain di luar calon yang diusung Gerindra. Prabowo secara rasional akan menggerakan mesin partainya untuk memenangkan semua calon gubernur yang dia sendiri tandatangani dan putuskan. Artinya, dalam konteks Pilgub NTT, Prabowo akan mendukung Calon yang dia tandatangani dan dukung secara organisatoris dalam Gerindra yaitu Melki-Jhoni,” tandas dosen cerdas ini.

Dia mengatakan, sudah sangat jelas bahwa di mana partainya berada dan berjuang secara politik, di situlah dukungan Prabowo berada. “Sehingga, menurut saya, dalam konteks Pilgub NTT, publik sudah paham bahwa Prabowo sangat mendukung Melki-Jhoni apalagi dia sendiri yang memanggil Melki untuk diperintahkan maju di NTT,” katanya.

Karena itu, menurut bacaannya, karena Prabowo adalah variabel sangat penting dalam Pemilihan Gubernur termasuk NTT, maka masuk akal jika banyak yang mengkalim didukung Prabowo. “Itu marketing politik biasa. Tapi publik NTT cerdas dan tahu bahwa Gerindra NTT tegak lurus dengan Prabowo, di mana Prabowo hanya mendukung calon dari partainya Gerindra, yaitu Melki-Jhoni,” ujarnya.