Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menegaskan, di jaman dirinya dan Johni Asadoma menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur, maka pihaknya akan memastikan NTT diaspora akan terlibat langsung dalam membangun daerahnya.
“Ini yang dibuat oleh Israel, yang dibuat oleh China. Kalau di Indonesia juga dilakukan oleh teman-teman suku Minang dan suku Batak. Mereka menggerakkan potensi yang ada di luar daerah untuk bantu darahnya. Gerakan 1000 dari orang-orang Minang itu yang membuat mereka bergerak lebih cepat. Itu yang saya ingin di NTT bisa tiru model pembangunan begini,” ungkapnya.
Ia mengatakan, gerakan untuk mengajak seluruh diaspora NTT sangat mungkin dilakukan sejauh pemerintah daerahnya mau membuka diri untuk dibantu, karena banyak sekali orang NTT yang sudah sukses di luar sana.
“Di Wolotopo ini ada Romo Stef. Beliau ada di Swiss sana. Meski jauh di sana tapi Romo Stef tetap memberikan perhatian besar untuk membangun kampung halamannya. Ini salah satu contoh yang nanti akan kita lakukan. Itu yang namanya program kolaborasi semangat Ayo Bangun NTT,” ungkapnya.





Tinggalkan Balasan