Kupang, KN – Calon Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menggelar diskusi secara hybrid bersama berbagai komunitas perempuan di Kota Kupang, Jumat (27/9/2024).

Diskusi ini mengangkat tema “Perempuan & Anak Berbicara, Melki-Johni Menjawab” dan dihadiri puluhan orang dari berbagai komunitas, seperti Rumah Perempuan, WKRI, GPKK, JARPUK, Perempuan Lintas Partai, Mahasiswa IAKN dan Mahasiswa Fakultas Hukum Undana.

Ada sejumlah isu menarik yang diangkat terkait perlindungan perempuan dan anak, keadilan kesetaraan gender, kesehatan masyarakat dan pemberdayaan perempuan.

Melki Laka Lena dalam dialog tersebut mengatakan, Paket Melki-Johni memberikan atensi khusus pada persoalan perempuan dan anak di NTT.

Menurut dia, jika Paket Melki-Johni terpilih, maka pihaknya siap menyelesaikan berbagai persoalan perempuan dan anak di NTT.

Laka Lena juga berkomitmen untuk melibatkan kaum milenial dan perempuan dalam rangka mengeksekusi program Makan Siang Gratis yang digagas oleh Prabowo-Gibran.

“Kami akan memastikan program dari Pak Prabowo dan Mas Gibran bisa dilaksanakan dengan baik di NTT,” kata Melki Laka Lena.

Melki menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp71 Triliun telah disiapkan untuk mendukung program ini di seluruh Indonesia, termasuk NTT. Program ini akan mengutamakan pangan lokal dan melibatkan masyarakat setempat dalam penyediaannya.

“Kami sepakati bahwa seluruh kebutuhan makan siang gratis harus disiapkan oleh masyarakat setempat. Ini peluang bagus bagi siapa saja yang ingin terlibat dalam usaha ini,” tambahnya.

Melki menekankan bahwa program makan siang gratis ini merupakan peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor kuliner di NTT. Program ini direncanakan akan mulai berjalan pada Oktober atau November mendatang.

“Dengan anggaran Rp71 Triliun, UMKM dan kuliner di NTT akan semakin berkembang. Saya mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” jelas Melki.

Selain itu, Melki menjelaskan, pasangan Melki-Johni juga berkomitmen untuk memperkuat program BPJS Kesehatan bagi seluruh masyarakat NTT. Mereka akan memastikan bahwa setiap warga memiliki akses layanan kesehatan gratis dengan kartu BPJS yang aktif.