Berbagai contoh solusi dan aksi iklim yang muncul di tingkat tapak di NTT di antaranya adalah penanaman bambu betung untuk penyerapan mata air, penanaman mangrove untuk menahan ombak laut, penanaman dan pengelolaan pangan lokal, hingga berbagai aksi kampanye untuk membangun kesadaran publik tentang krisis iklim.
“Saya merasa penting bagi pemerintah di berbagai tingkat untuk mendengar aspirasi dan memberikan dukungan terhadap aksi-aksi yang kami lakukan. Karena kami atau kita adalah warga yang paling rentan dan paling terdampak langsung kriris iklim,” ujar Servasius Sidin, salah satu peserta local champions camp yang dilakukan oleh VCA Indonesia pada 24-25 September 2024.
Menambahkan pandangan Brian, Arti Indallah Tjakranegara dari VCA Indonesia – Yayasan Humanis, melihat bahwa hari ini dan kemungkinan ke depan, NTT akan menjadi daerah yang diincar oleh investasi. Berbagai Proyek Strategi Nasional muncul. Mulai dari pembangunan infrastruktur, wisata premium di Labuan Bajo, hingga proyek gheotermal di Manggarai.



Tinggalkan Balasan