Lewat program hilirisasi di tingkat desa, semua sumber daya alam atau produk-produk di desa, akan diolah menjadi bahan jadi agar dikirim ke luar daerah dengan harga yang lebih baik.

“Peran pemuda menjadi penting, karena kalau kami mendorong anggaran di tingkat desa untuk mengelola hilirisasi di tingkat desa, maka yang mengelola adalah anak-anak muda yang baru lulus kuliah,” kata Melki Laka Lena.

Jika terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Waketum Partai Golkar ini mengatakan, MELKI-JOHNI akan menyiapkan anggaran untuk program hilirisasi yang harus dimulai dari tingkat desa. “Kami akan siapkan anggaran untuk hilirisasi sumber daya alam, untuk dikembangkan di setiap daerah melalui skema UMKM. Pendamping-pendamping ini, kita siapkan dari teman-teman yang berusia masih muda, termasuk anak-anak muda yang lulus kuliah, dan mereka disiapkan untuk pendampingan seperti ini di tingkat desa. Ini juga membuka lapangan pekerjaan, tapi dalam skema hilirisasi di tingkat desa,” tutup Melki Laka Lena. (igo/llt/ab)