Disana hadir pula harapan. Harapan bahwa NTT tidak akan lagi sekedar menjadi provinsi di bagian timur Indonesia, tetapi akan berdiri sejajar dengan daerah lain di Indonesia, dan rakyat NTT akan semakin kuat menapak di tengah laju zaman.

Seiring dengan tugas yang dituntaskan hingga akhir, Melki Laka Lena meneguhkan dirinya sebagai seorang pemimpin yang tak hanya bicara, tetapi bertindak dengan bukti dan aksi nyata. Dalam benaknya, terpatri satu hal: NTT yang ia cintai layak mendapat lebih. Banyak hal yang sudah dilakukan sebagai aksi nyata bahwa meski melangkah keluar dari Senayan, ia tetap berada bersama rakyat untuk memperjuangkan hafalan dan masa depan NTT.

Melki Laka Lena Sudah Bangun 30 BLK di NTT

Selama lima tahun menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena sudah membangun 30 BLK dengan total anggaran mencapai Rp 30 miliar. “Di tahun 2024 ini ada 3 lembaga keagamaan lainnya yang kami usulkan menerima BLKK yakni Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Majelis Sinode Kota Kupang, Yayasan Perguruan Tinggi Henricus Leven (YAPERTHEL) Flores Timur dan Yayasan Cahaya Cordial Claret Kota Kupang,” sebut Melki Laka Lena.