Kupang, KN – Langit Nusa Tenggara Timur (NTT) membentang luas menyaksikan salah satu putra terbaiknya menutup satu babak perjalanan panjang sebagai wakil rakyat di Senayan. Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, hari ini, Minggu 22 September 2024, resmi meninggalkan panggung parlemen.
Bukan dengan gegap gempita, tetapi dengan keheningan yang sarat makna, tanda seorang pemimpin yang bersahaja, dan tidak pernah henti berjuang untuk nasib rakyat NTT.
Melki bukan sosok yang gemar berpolemik. Ia lebih memilih jalan sunyi namun penuh tanggung jawab. Dia senantiasa membawa suara rakyat NTT yang kerap terpinggirkan oleh derasnya arus ibu kota.
Di Senayan, Melki menjadi wakil yang tak sekedar hadir. Dia menjadi jembatan hidup antara tanah kering Nusa Tenggara Timur dan deru kota metropolitan Jakarta. Ia berdiri kokoh, bukan hanya sebagai wakil rakyat, tetapi juga sebagai simbol harapan bagi tanah kelahirannya yang dia cintai.
Lembar terakhir sebagai anggota DPR RI bukanlah akhir bagi Melki, tetapi awal dari sebuah perjalanan baru. Hari ini, dalam diam, Melki memaksimalkan detik-detik akhir masa baktinya dengan menuntaskan tugasnya bersama tiga kemitraan penting via layar zoom.
Dalam kesederhanaan, Melki menyapa 1800 jiwa yang tersambung dalam jaringan digital, mempertegas bahwa tanggung jawabnya sebagai pelayan rakyat tak berhenti meski waktunya di Senayan telah usai.
Tidak saja meninggalkan jejak politik, Melki juga meninggalkan warisan nyata bagi tanah kelahirannya. Di bidang kesehatan, jejaknya terpahat jelas, memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Bahkan, di hari terakhirnya, Melki masih menorehkan sejarah baru dengan meletakkan batu pertama pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) GMIT Betlehem Oesapa, di Kota Kupang. Di bawah kolong langit Kota Kupang, tangan Melki kokoh memegang batu, menyusunya dengan keyakinan bahwa inilah pondasi bagi masa depan NTT yang lebih baik. Langkah kecil yang akan membawa perubahan besar.
Prosesi peletakan batu pertama pembangunan BLK GMIT Betlehem ini dihadiri yang mewakili Pj Walikota Kupang, Kadis Kelautan Perikanan Eben Doeka, Pdt Dr. Meri Kolimon dosen UKAW dan mantan Ketum Sinode GMIT, serta Ketua Pembangunan BLK juga sarana olahraga dan tempat parkir GMIT Betlehem Piet Djami Rebo, Pdt. Mersi dan Pdt Eli serta ratusan warga yang turut menyaksikan momen tersebut.







Tinggalkan Balasan