“Suatu langkah maju, sekarang ada kartu tanda mahasiswa yang langsung bisa akses ATM. Berharap ke depannya ada kerja sama lagi yang lebih baik dan intens.,” tandas Frans Gana.

Frans Gana juga berharap, kerja sama yang terjalin antar kedua lembaga bisa meningkatkan reputasi masing-masing. Selain itu memperkuat pelayanan kelembagaan, juga pelayanan pada mahasiswa demi kemajuan Pendidikan tinggi di Sumba Timur khususnya dan Sumba pada umumnya.

“Senang dengan kerja sama yang dilakukan. Apalagi prinsipnya sama-sama maju dalam semangat kolaborasi. Sekarang dunia pendidikan sudah semestinya bersinergi dengan dunia usaha seperti halnya Perbankan,” ungkap Maklon F. Killa, Rektor Unkriswina Sumba dalam sambutannya.

Secara sederhana sebut Maklon, pihak Unkriswina sudah terbantu, karena tidak perlu lagi mencetak KTM bagi mahasiswa dan mahasiswi. Bank NTT telah mengambil peran itu dan selanjutnya KTM itu bisa dimanfaatkan untuk transaksi keuangan mahasiswa baik untuk pribadi maupun dalam kaitan pembiayaan kuliah yang terkait dengan Unkriswina.