Ia menyebut, manajemen Bank NTT menyetujui izinnya, karena manajemen melihat bahwa apa yang dilakukannya sangat baik dan punya sisi positif serta berdampak bagi dunia olahraga di NTT.

Kolase foto A. Johny Arif dan Arip Arianto Riwu. (Foto: Istimewa)

“Sampai hari ini, kami juga didukung untuk bertugas di PON Aceh-Sumut 2024 nanti. Secara pribadi saya sudah siap, apalagi saya pergi bukan hanya membawa nama Bank NTT, tetapi ini membawa nama NTT,” tuturnya.

Arif menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan manajemen Bank NTT, yang berhasil menghantarnya menjadi salah satu wasit di ajang PON Aceh-Sumut 2024.

“Terima kasih kepada manajemen Bank NTT, dewan komisaris, dewan direksi dan seluruh karyawan Bank NTT yang telah mendukung kami sampai saat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Arip Arianto Riwu mengatakan, saat berlatih untuk bertanding di PON, pihaknya memiliki waktu yang sangat terbatas. Namun berkat dukungan dari manajemen Bank NTT, semuanya bisa dilalui dengan baik.

“Puji Tuhan, kami punya manajemen memberikan respons positif untuk kami. Bahwa segala sesuatu yang dilakukan positif pasti didukung. Saya sendiri sudah 3 kali ikut Kejurnas, dan itu semua dapat tiket dan bantuan dari Bank NTT,” kata Arip.