“Bapak dan ibu, saya juga tidak tau kenapa pak Hery harus memilih saya, kenapa bukan orang lain, toh ada begitu banyak yang mampu di Manggarai. Tapi kenapa bisikan ini diberikan kepada saya,” ungkap Fabi Abu.

“Di pertengahan Juli, saya kira dipanggil untuk jadi tim ternyata tidak, waktu itu beliau (Hery Nabit) tanya bagaimana kalau saya pilih wakil orang Wae Ri’i? Saya bilang itu lebih baik,” katanya.

Fabi melanjutkan, sebagai tokoh politik sekaligus perwakilan masyarakat Wae Ri’i yang punya jumlah wajib pilih 23 ribu lebih, ia akhirnya sepakat untuk mewakili msyarakat Wae Ri’i dalam kontestasi Pilkada 2024.

“Pada tanggal 16 Juli 2024 Hery Nabit kembali menegaskan bahwa pihaknya komitmen untuk memilih wakil orang Wae Ri’i. Lalu dia kembali bertanya bagaimana kalau kita dua berpasangan, hingga pada akhirnya saya terima, sebab pertanyaan yang dikeluarkan darinya adalah suara Tuhan melaluinya,” tandas Fabianus Abu.

Dengan demikian, ia meminta semua pihak untuk tidak meragukan dirinya. Namun ia mengajak seluruh tim pemenangan dan masyarakat Kabupaten Manggarai untuk bersama-sama memenangkan Pilkada Manggarai 2024. (Yhono Hande)