Tutur Lamaholot
Yang menarik, sebelum bertolak ke KPU NTT, Melki-Johni dilepas secara adat dengan tutur sastra Lamaholot dari tiga tokoh yang mewakili; dari Watan Solor, Watan Lembata dan Eatan Alor. Intinya, Lamaholot merestui dan melepas kedua putra terbaik NTT ni untuk melangkah pasti dan berani menuji arena pertarungan di Pilgub NTT.
Kepada Cagub Melki Laka Lena pun diserahkan tongkat sebagai simbol kepekimpinan untuk dijadikan kekuatan dalam menahkodai NTT nantinya.
“Ama Melki-Johni, terimalah tongkat ini dan berjuanglah untuk menjadi pemimpion bagi seluruh rakyat NTT termasuk Lamaholot,” kata Mans Betekenang, mewakili Watan Lembata ketika menyerahkan tongkat kepada Cagub Melki Laka Lena.
Melki Laka Lena pun dengan tegas berkata, “Saya terima tongkat ini dengan sepenuh hati, dan akan berjuang bersama untuk menjadi pemimpin bagi seluruh rakyat NTT dan Lamaholot”.
Usai menerima tutur adat dan tongkat yang meneguhkan spirit juangnya, Melki-Johni dan rombongan mulai bergerak menuju KPU NTT. Duet ini menggunakan mobil jeep terbuka diiringi ratusan motor dan kendaraan roda empat menuju kantor KPU NTT di bilangan Jln Polisi Militer. (*)



Tinggalkan Balasan