Linus juga menekankan pentingnya peran REI dalam tidak hanya menyediakan rumah bagi konsumen kelas menengah tetapi juga memperhatikan masyarakat miskin. Ia mendorong REI untuk membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar kuota rumah layak huni dapat terpenuhi di NTT, terutama menjelang dibukanya kuota baru.

Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa REI Expo ke-18 Tahun 2024 kali ini bekerja sama dengan Bank NTT untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian layak. Ia menyoroti tantangan yang dihadapi dalam penyediaan rumah, terutama di Kota Kupang, di mana penyerapan untuk rumah subsidi mencapai 60 hingga 65%.

Bobby berharap dukungan lebih lanjut dari pemerintah, termasuk dalam hal kepastian hukum terkait BPHTB dan perencanaan tata ruang, agar developer dapat membangun sesuai dengan arahan pemerintah.

Linus Lusi juga mengingatkan bahwa rumah adalah harga diri serta harkat hidup masyarakat, dan segala upaya developer akan menjadi momen keberpihakan pada masyarakat kecil.