Menurut Restu, Melki Laka Lena menyampaikan bahwa semua urusan organisasi diselesaikan seturut aturan dan mekanisme partai Golkar, sehingga jangan membuat persoalan baru.
“Bang Melki tipe pemimpin yang selalu hadir langsung selesaikan masalah apapun dinamikanya dan jelaskan ke berbagai pihak apa adanya terkait proses dan hasil yang diputuskan,” terangnya.
Ketua AMPG NTT juga menegaskan bahwa video yang disebar ke berbagai sosial media sudah diframing atau dibuat seturut kepentingan politik yang menyebarkan.
“Ada yang membenturkan Golkar dan Gerindra, ada yang buat isu politik uang dan sebagainya. Kami perlu tegaskan sepanjang Golkar NTT dipimpin Bang Melki Laka Lena tidak pernah sekalipun kami dengar dan dapat bukti laporan permintaan uang termasuk urusan pilkada. Kami justru menunggu bukti kalau ada oknum pimpinan Golkar tingkat ll atau Provinsi NTT yang minta uang kepada paslon pilkada, segera kami proses untuk dipecat dari pengurus maupun keanggotaan Golkar,” tegasnya.
Dikatakan Restu Dupe, upaya berbagai pihak untuk menggiring isu ini menjadi tidak jelas, berpotensi masuk ranah hukum.



Tinggalkan Balasan