Ia menjelaskan, Potensi wisata alam, laut dan budaya inilah yang membuat Pemerintah menjadikan pariwisata sebagai sektor penggerak utama pembangunan yang ada di Kabupaten Sabu Raijua. 

Bupati mengharapkan dengan majunya pariwisata akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sabu Raijua. Untuk mewujudkan kesejahteraan bukanlah hal yang mudah, namun perlu adanya niat dan kerja keras. Promosi pariwisata harus dilakukan sehingga Sabu bisa dikenal dalam jangkauan yang lebih luas.

“Hasil promosi pariwisata bukanlah hal yang gampang untuk diraih, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dalam mempromosikan Pariwisata tidak dapat dipungkiri adanya faktor penghambat yang dihadapi antara lain kualitas sarana dan prasarana yang belum memadai, sebagai daerah terluar yang jauh dari pusat Ibu Kota Negara atau Provinsi, akses transportasi masih terbatas, SDM Kepariwisataan terbatas dan manajemen pengelolaan pariwisata yang belum berkembang dan masih konfensional,” terangnya.

Namun faktor-faktor penghambat tersebut tidak membuat pemerintah kehilangan semangat namun pemerintah akan terus bergerak untuk menata dan mengembangkan pariwisata di Sabu Raijua.