Hibah tersebut juga disalurkan ke sejumlah sekolah, di antaranya berupa unit komputer, untuk kebutuhan kegiatan belajar mengajar. Bantuan pendidikan itu juga termasuk dalam edukasi electric vehicle ke sekolah imbas agar melahirkan tenaga kerja yang berkompetensi dalam bidang kendaraan listrik di masa depan.

Kedua program TJSL tersebut, budidaya hortikultura dan konversi motor listrik berhasil menyabet penghargaan Nusantara CSR Awards (NCSRA) 2024 dari La Tofi School of Social Resposibility.

Penghargaan tingkat nasional ini diberikan pada kategori SDG’s; (1) Mengakhiri Kelaparan: Membangun Desa Panas Bumi dengan Hortikultura; dan (2) Pendidikan yang Berkualitas: Menggerakan Masa Depan dengan Electric Vehicle.

Tak berhenti di situ, kehadiran PLTP Ulumbu juga berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di NTT. Dalam suatu kesempatan ketika menerima kunjungan dari kelompok DPRD NTT, Manager Pengelola PLTP Ulumbu, Hosnan, menerangkan bahwa penyerapan tenaga kerja lokal mencapai 96,94% dan hanya 3,06% tenaga kerja luar.