Dalam hal pemasaran, usaha stik rumput laut ini memanfaatkan media sosial, terutama Facebook. Peminatnya tersebar di berbagai wilayah, seperti Bali, Kupang, Labuan Bajo, dan terutama Lewoleba.
Menurut Emilia, ketua kelompok usaha stik rumput laut di Desa Wuakerong, usaha ini telah mendapatkan izin usaha dan hasil produknya telah diuji coba di laboratorium kebersihan. Selain itu, usaha ini juga telah mendapatkan sertifikat BPOM Kabupaten Lembata.
Mahasiswa KKN FISIP Unwira berharap dengan bantuan mereka serta program pemasaran digital dan publikasi produk lokal, usaha stik rumput laut ini bisa semakin dikenal dan berkembang, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Wuakerong. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan