Ia juga menyarankan Melki Laka Lena dan koalisi besarnya tentu harus akomodatif untuk menentukan pilihan politik terhadap calon wakil Gubernur.
“Selain menerima input parpol koalisi, tentu juga tidak kalah pentingnya input publik dengan stressing kuktural pemilih NTT yang masih mengutamakan aspek geopolitik khas pemilih NTT,” katanya.
Menurut Jimmy Nami, arus kuat akan muncul dominan ketika semua pasangan calon gubernur sudah fix dengan pilihan wagubnya. “Pilihan terhadap calon wagub sangat penting sebagai benefits elektoral dan sosial branding bagi pasangan cagub-cawagub dan parpol pendukung,” pungkasnya. (llt/ab)
Halaman



Tinggalkan Balasan