Kupang, KN – Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menjadi figur dengan tingkat elektabilitas tertinggi dalam survei yang dilaksanakan dalam 2 bulan terakhir. 

Survei Charta Politika pada 2-11 Mei 2024 menempatkan Melki Laka Lena dengan elektabilitas mencapai 38,4%.

Dua bulan kemudian, Survei IndekStat pada periode 1-10 Juli 2024 menempatkan Melki Laka Lena di posisi teratas dengan elektabilitas mencapai 49,1%.

Pengamat politik dari FISIP Unwira Kupang, Michael Rajamuda Bataona menyebut, hasil survei itu tidak boleh dihadapi secara apa adanya atau taken for granted.

Tapi, dihadapi dengan pemahaman ilmiah bahwa itu data hasil potret sebuah fenomena politik. Di mana, di balik data kuantitatif itu ada banyak makna kualitiatif di sana. Potret itu memberi pemahaman yang luas dan mendalam tentang Pilgub NTT.

“Artinya, fenomena kecendrungan pemilih jika Pilgub dilakukan saat ini sudah terpotret bahwa Melki Laka Lena berpeluang meraih dukungan mayoritas. Terlepas dari prediksi hasil Pilgub, menurut saya, hasil survei saat ini yang menempatkan Melki Laka Lena di urutan teratas adalah  refleksi kenyataan di akar rumput pemilih,” sebut Raja Muda Bataona menjawab media, Rabu (24/7/2024).

Dijelaskan, hasil tersebut merupakan sebuah refleksi bahwa sosok Melki Laka Lena memang paling tinggi tingkat ketersukaan dan keterpilihannya di tengah pemilih NTT.

Artinya, data survei ini bisa dipakai untuk mengasumsikan bahwa Melki Laka Lena itu punya kans yang besar dan terbuka untuk memenangkan pertarungan, sekeras apa pun pertarungan nanti. Karena Melki sudah punya modal dasar yang solid di level pemilih.

Dengan tingkat keterpilihannya paling tinggi, jika diadu dengan semua calon, maka Melki Laka Lena butuh fokus untuk menuntaskan misinya memenangkan Pilgub.

“Angka-angka yang saya baca memang menjelaskan dominasi Melki Laka Lena itu. Meskipun dalam hal pencitraan di media sosial Melki Laka Lena masih kalah dari figur lainnya, tapi dalam hal kedalaman dukungan, kekuatan dan soliditas topangan akar rumput Melki Laka Lena masih jauh unggul dari calon lainnya,” ujarnya.