Kedua, menerapkan strategi penghimpunan dana masyarakat dengan memperhatikan tingkat efisiensi dan fokus pada Dana Murah.

Ketiga, mencari sumber pertumbuhan kredit baru pada segmen UMKM dan segmen yang lebih kecil dari mikro/ultra mikro.

Di bidang Culture, Bank NTT akan menerapkan New Core Value “Bintang” yakni pertama, meningkatkan disiplindalam kerja demi kemajuan dan kejayaan Bank NTT berbasis KPI.

Kedua, meningkatkan kualitas prosedur internal, kompetensi karyawan atau talent management, guna memastikan bahwa semua aktifitas pekerjaan dilakukan sejalan dengan Budaya kerja Bank dan Kode Etik.

“Terkait Bank Devisa, Bank NTT akan melalukan pengembangan atau revitalisasi atau inovasi Produk Dana dan Kredit Bank Devisa. Kita juga akan melakukan sinergitas dan kolaborasi layanan transaksi Bank Devisa. Mempermudah akses layanan keuangan digitalisasi Bank NTT. Dan melakilan prospek peningkatan bisnis penggunaan layanan transaksi Bank Devisa,” terangnya.

Plt Dirut Bank NTT Yohanis Landu Praing menamabahkan, usia 62 tahun menjadi suatu tantangan Bank NTT untuk tetap eksis di tengah persaingan perbankan.