“Ini sebagai kontribusi nyata sebagai Bank Pembangunan Daerah, sehingga ikut membangun daerah ini (NTT) dimanapun kami berada. Karena kami ada di Alor, maka inilah kontribusi kami untuk pembangunan Kabupaten Alor,” pungkas Glan.

Kesempatan yang sama, Dewi selaku Kepala Seksi Kurikulum Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Alor, menerangkan bahwa 100 anak SD penerima beasiswa dari Bank NTT Cabang Kalabahi itu berasal dari lima kecamatan, yakni Kecamatan Alor Barat Laut, Teluk Mutiara, Alor Barat Daya, Alor Timur Laut, dan Kecamatan Kabola.
Untuk menjaring 100 anak SD penerima beasiswa dimaksud. Dewi mengatakan bahwa pihaknya berkomunikasi dengan K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) yang membawai para kepala sekolah di setiap kecamatan.

“Kemudian para kepala sekolah memasukan nama-nama anak dari keluarga kurang mampu kepada kami di Dinas Pendidikan untuk kita rekap. Jadi dari (kebijakan) bapak Kepala Dinas Pendidikan (Kabupaten Alor), 100 anak SD penerima beasiswa itu 40 orang Muslim, 40 Kristen Protestan dan 20 Katolik,” ungkap Dewi.

Lebih jauh Dewi menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT, sembari berharap agar program ini bisa dilanjutkan ke kecamatan lain yang belum terjangkau, karena yang sudah terlayani baru lima kecamatan yang dekat dengan kota Kalabahi. Menurutnya masing banyak sekali anak-anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan bantuan beasiswa Bank NTT.

“Terima kasih banyak kepada Bank NTT. Mudah-mudahan (pemberian beasiswa) ini berkelanjutan,” ujar Dewi.

Para kepala sekolah yang murudnya menerima beasiswa tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT serta Pemerintah Proinsi NTT, dan Kabupaten Alor. Hal itu sebagaimana dikemukakan Salomi Dakajo, Kepala SD Negeri Hombul, Desa Lendola, Kecamatan Teluk Mutiara. Salomi menilai Bank NTT luar biasa karena turut memperhatikan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu dengan memberikan beasiswa.

“Semoga kedepannya masih ada tambahan beasiswa sehingga bisa membantu anak-anak lainnya yang juga dari keluarga kurang mampu sehingga bisa menempuh pendidikan yang lebih bagus lagi,”harap Salomi.