Ia mengungkapkan, dari 25 penerima kredit mikro merdeka yang diserahkan oleh Pj.Gubernur NTT itu, ada yang usaha perkiosan, penjual es, peternak ayam, dan sejenisnya. Maka Glan sangat berharap agar para penerima tersebut dapat mengembangkan usahanya masing-masing.
Glan menyebut besaran kredit mikro merdeka ini dari Rp 1.000.000 hingga Rp 10.000.000, dengan lama pengembalian (pokok tanpa bunga) antara satu tahun hingga dua tahun.

“Karena itu, jika perkembangan usaha makin baik, maka akan sangat bagus perputaran ekonominya. Contoh, usaha peternakan ayam , sudah bisa balik modal dalam dua atau tiga bulan. Demikian pula usaha sayur, perkiosan. Lima orang perwakilan yang terima kredit mikro merdeka tadi itu, ada juga penjual es tetapi perputarannya cepat. Ini sudah yang menjadi salah satu visi kami di Bank NTT sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Kami memulai dari masyarakat kecil ini, kami bantu permodalan mereka untuk meningkatkan produksi usaha mereka,” tandas Glan.

Menurutnya, hal itu sebagai tindak lanjut dari Customer Gathering yang dilakukan Bank NTT Cabang Kalabahi dengan tema “Bertumbuh Bersama Dalam Pembiayaan” Selasa (11/6/2024) di Aula Hotel Simfony Kalabahi.
Saat ini, sambung Glan, pihaknya sedang melakukan screening untuk calon-calon kreditur mikro merdeka berikutnya, tetapi tentu dengan syarat karena ini kredit mudah dan tanpa bunga.