Sementara itu, tes secara online digelar lewat meeting zoom hal ini untuk mengakomodir 200 lebih mahasiswa yang berhalangan hadir di kampus karena keterbatasan sarana transportasi.
“Ketika kalau dinyatakan lolos, baru mereka bisa datang ke Kupang. Namun tes ini tanpa mengurangi kualitas dan esensi yang ditetapkan oleh perguruan tinggi ini,” pintanya.
Dengan berakhirnya tes gelombang kedua hari ini, UPG 1945 NTT juga telah membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru gelombang ketiga yang dilaksanakan sampai bulan Juli minggu ketiga.
Uly J. Riwu Kaho menegaskan, UPG 1945 NTT berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT dengan menerapkan biaya kuliah yang terjangkau.
“Mahasiswa reguler A, kita kasi dengan biaya Uang Kuliah Tunggal Rp1,5 Juta per semester. Sementara kelas reguler B bagi ASN, TNI-POLRI, swasta, dan perbankan, kami buka kelas reguler sesudah jam kerja mereka dengan biaya SPP Rp2 juta per semester. Itu paling murah. Soal kualitas, standar kita adalah BAN PT, dan seluruh program studi terakreditasi pada BAN PT dan LAM. Institusi kami juga sudah terakreditasi,” tuturnya.





Tinggalkan Balasan