Terkait potensi energi yang ramah terhadap lingkungan (Geothermal) ini sebutnya sangat besar dan mencukupi kebutuhan Listrik di wilayah Kabupaten Lembata.

“Menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap ekonomi berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan dan dengan Ketersediaan Listrik nantinya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lembata,” jelas Kasirun saat rapat berlangsung.

Untuk lokasi rencana pembangunan PLTP Atadei, ia merincikan pada Wellpad AT-1 yang berlokasi di desa Nubahaeraka kecamatan Atadei luas lahan yang dibutuhkan 18.320 m2.

“Gambaran umum status tanah tidak ada pemukiman warga, tidak ada situs adat dan ladang untuk berkebun,” jelasnya.

Pada Wellpad AT-2 yang berlokasi di desa Atakore kecamatan Atadei luas lahan yang dibutuhkan 18.869 m2.

“Gambaran umum status tanah tidak ada pemukiman, tidak ada situs adat, semak dan terdapat jalan desa,”jelasnya.

Untuk kebutuhan akses jalan desa Nubahaeraka luas lahan yang dibutuhkan 1.081 m2 menuju desa Atakore “tidak ada pemukiman warga yang di relokasi, lading dan kondisinya semak”.