“Evaluasi itu menjadi sangat penting yaitu sebagai feedback atau umpan balik terhadap kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah supaya ke depan semakin baik,” kata Bupati Hery kepada wartawan.

Ia menyebutkan, skor status kinerja hasil evaluasi 2023 yang dilakukan Kemendagri di Manggarai sudah mencapai angka 2,9317. Menurutnya capaian itu sudah hampir termasuk kategori tinggi.

Secara umum ia menilai kinerja Kabupaten Manggarai cukup bagus dilihat dari pemenuhan indikator makro bidang pendidikan, kesehatan, pendapatan daerah, dan ekonomi.

Adapun Hasil Evaluasi Penyelenggaran Pemerintah Daerah Secara Nasional Tahun 2023 berdasarkan LPPD Kab/Kota Tahun 2022 pada Provinsi Nusa Tenggara Timur:

Provinsi Nusa Tenggara Timur 2,5793 dengan status rendah . Sementara untuk Kabupaten Kota,

  1. Kab. Manggarai (Skor: 2.9317) ( Status: Sedang)
  2. Kota Kupang (2.8572) ( Sedang)
  3. Kab. Manggarai Barat (2.8497) (Sedang)
  4. Kab. Alor (2.8358) ( Sedang)
  5. Kab. Ende (2.7103) (Sedang)
  6. Kab. Malaka (2.6386) ( Sedang)
  7. Kab. Sumba Tengah (2.6214) ( Sedang)
  8. Kab. Lembata (2.5943) ( Rendah)
  9. Kab. Kupang (2.5515) ( Rendah)
  10. Kab. Ngada (2.5481) ( Rendah)
  11. Kab. TTS (2.5073) (Rendah)
  12. Kab. TTU (2.4185) (Rendah)
  13. Kab. Nagekeo (2.3662) (Rendah)
  14. Kab. Rote Ndao (2.3200) (Rendah)
  15. Kab. Sumba Barat (2.1672) (Rendah)
  16. Kab. Belu (2.1588) (Rendah)
  17. Kab. Sabu Raijua (2.1494) (Rendah)
  18. Kab. Sikka (2.1384) (Rendah)
  19. Kab. Flores Timur (2.1217) (Rendah)
  20. Kab. Manggarai Timur (1.5672) (Sangat Rendah)
  21. Kab. Sumba Timur (1.4289) (Sangat Rendah)
  22. Kab. Sumba Barat Daya (1.2028) (Sangat Rendah) (*)