Artinya, kapan rakyat kita ini bisa diperhatikan oleh pemimpin. Baginya, bukan dirahasiakan lagi dimana pemimpin saat ini sejak dilantik hingga sekarang tidak pernah bekerjasama.

Maksi berujar, mereka bekerja sendiri-sendiri, kalau berkerja untuk sendiri berarti mereka lebih mementingkan diri sendiri, kepentingan golongan, kelompok daripada kepentingan rakyat.

“Kalau pemimpin sudah seperti ini apa yang diharapkan oleh rakyat, karena itu mari kita memilih pemimpin yang sudah selesai dengan urusan pribadi sehingga dia lebih fokus urusan-urusan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan fakta Maksi membeberkan terkait bidang kesehatan, pendidikan, perekonomian, tata kelola, dan infrastruktur, yang dianggap sudah kehilangan arah.

“Kita tidak tau mau bawa kemana ini daerah. Misalnya dibidang kesehatan, indeks kesehatan kita itu masih sangat rendah, indeks ini diukur oleh angka harapan hidup. Faktor yang menentukan angka harapan hidup adalah angka kematian ibu dan bayi juga stunting sungguh memprihatinkan,” jelasnya.