“Dari proses ini, PDI Perjuangan mengedepankan 2 aspek. Pertama, aspek rasionalitas dari hasil pemetaan dan survei. Kedua adalah objektivitas yang terukur dari kesiapan potensi kader, maupun para tokoh pemuda, agama, dan tokoh perempuan, yang akan berkontestasi melalui PDI Perjuangan,” jelas Yunus.
Ia menyatakan, merujuk pada hasil Pileg 2024, PDI Perjuangan berhasil merebut kursi Ketua DPRD di 7 Kabupaten. Kemudian, hasil Pileg 2024 juga menempatkan PDI Perjuangan sebagai peraih kursi Wakil Ketua DPRD di 7 Kabupaten/Kota.
Daerah yang kursi Ketua DPRD ditempati oleh kader PDI Perjuangan adalah Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai, Ende, Sikka, Belu, Timor Tengah Selatan (TTS) dan Sumba Barat Daya (SBD). Sementara daerah yang kursi Wakil Ketua DPRD ditempati kader PDI Perjuangan adalah Kabupaten Flores Timur, Malaka, Kota Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, dan Sumba Timur.
“Tentunya potret politik inilah yang akan menjadi target PDI Perjuangan untuk memenangkan Pemilu Gubernur maupun Pilkada Kabupaten/Kota. Selain itu di beberapa daerah meskipun jumlah kursinya terbatas, tapi ada kesiapan kader dan peta koalisi yang terus berkembang dan kami komunikasikan, untuk memenangkan Pilkada 2024,” terangnya.





Tinggalkan Balasan