Selain itu, pemanfaatan layanan digital ini diharapkan bisa mengurangi transaksi penarikan tunai di teller oleh bendahara sekolah, dan mendorong pembelanjaan non tunai di toko.
Tujuan lainnya adalah membangun ekosistem digital yang dimulai dari sekolah, memperkuat infrastruktur transaksi non tunai di Nusa Tenggara Timur.
Diharapkan bahwa secara bertahap merchant yang sudah terkoneksi dengan layanan SiPLah di NTT akan menggunakan rekening Bank NTT sebagai rekening penampung transaksi.
Bank NTT dan PT Fusindo Soka juga berencana untuk bekerja sama dengan salah satu penyedia SiPLah untuk mengintegrasikan seluruh merchant eksisting di Bank NTT dan merchant baru, sehingga mereka menjadi member SiPLah yang menggunakan rekening Bank NTT. (Humas Bank NTT)



Tinggalkan Balasan