Saya dari cucu seorang Petuah Kedang Mas Abdul Salam Sarabiti (ketua partai Masyumi cabang Lomblen/sala satu tokoh penggagas statement 7 Maret ) akan selalu mengingat pesan Nya bahwasanya “Kita harus hormat-menghormati, harga-menghargai, kasih-mengasihi hidup bersaudara dalam damai untuk diwariskan kepada anak cucu kita, gernerasi penerus kita. Kita tidak mewariskan perpecahan dan kekacauan karena Injil dan Al Quran mengajar kita saling mengasihi dan hidup bersaudara antarsesama sebagia anak Tuhan.”.
Pikiran Mas Abdul Salam Sarabiti tentang konsep persatuan tidak terlepas dari doktrin politik Partai Masyumi lewat pikiran berlian Muhammad Natsir (Pahlawan Nasional) yang dikenal dengan Mosi integral. Sehingga lewat ide itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya persatuan dan sekaligus melawan arus politik adu domba ala kolonial yang dikenal dengan politik Devide Et Impera dan sampai hari ini kita masih menikmati kebersamaan dan persatuan sebagai anak tanah Lomblen.
Sahabat seperjuangan Nya Bpk Petrus Gute Betekeneng yang waktu itu menjadi ketua Partai Katolik Lomblen menyampaikan pesan persatuan dengan kalimat pembuka ”jangan Mudah terpecah belah karna kita hidup bersama dlm satu wadah dan saling menjaga tali persaudaraan antara sesama”.





Tinggalkan Balasan