“Bank NTT bersama Kemendagri, LKPP, dan mbizmarket juga stakeholder lainnya untuk bekerja secara kolaborasi untuk melahirkan suatu model digitalisasi di sistem pembayaran keuangan daerah sesuai dengan prinsip akuntabel, transparan, efisien, efektif, dan murah,” ujar Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho kepada wartawan.
Ia menjelaskan, saat ini di Provinsi NTT baru pemerintah Kabupaten Belu yang menerapkan tata kelola keuangan daerah secara digital. Karena itu, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah lainnya di NTT untuk mengimplementasi digitalisasi tata kelola keuangan daerah.
“Strategi kita menghadirkan seluruh pemerintah daerah hari ini di Belu adalah untuk memacu dan memicu implementasi digitalisasi di kabupaten-kabupaten lain. Karena cerita digitalisasi di Kabupaten Belu sudah bergaung sejak tahun-tahun kemarin,” ungkapnya.
“Kami mengajak seluruh pemerintah dari seluruh Kabupaten/Kota di NTT untuk datang mendengar cerita sukses penerapan digitalisasi LKPP, Siskeudes dan KKPD di Kabupaten Belu,” sambung Dirut Alex.



Tinggalkan Balasan