“Kita merespon semua aspirasi guru dengan status “P” ini, aspirasi mereka sangat baik. Dan, tentunya pemerintah tidak menutup mata dalam hal ini. Sehingga Pemda bersurat ke kemenpan RB agar mereka semua diakomodir dan langsung diangkat menjadi ASN,” ucap Fansyaldus.

Demikian Fansyaldus, bahwa saat ini lagi didiskusikan di tingkat pusat, apapun hasilnya kita akan tunggu. Namun, tidak menutup kemungkinan agar mereka tetap mengikuti seleksi pada tahun 2024.

“Jadi soal diangkat langsung menjadi PPPK dan ASN, kewenangan itu ada di pusat. Meski demikian, kami akan kawal terus, dengan meminta kepala BKPSDM dan PLT Kepala Dinas PPO agar segera ke Jakarta melakukan koordinasi agar ini mendapat jawaban.”

Sementara itu, PLT Kadis PPO Manggarai, Sedan Wenseslaus menjelaskan bahwa pengusulan tenaga PPPK tahun 2024, Dinas PPO sudah melakukan langkah pertama yakni pemetaan manual kebutuhan guru di Manggarai.

Hasilnya, didapat formasi sebanyak 446 orang, yang merupakan akumulasi dari guru kelas dan guru mata pelajaran.