Kendati kemudian tambah dia, kendaraan listrik itu diangggap sesuatu yang diluar kehidupan masyarakat. Dimana untuk pulau Flores, kendaraan listrik sangat kurang, karena bengkel atau fasilitas lain belum ada.

“Sehingga kita berpikir bahwa lebih baik kalau kabupaten Manggarai ini maju lebih dulu, dan salah satu kekuatanya adalah pada kendaraan motor berbahan bakar listrik. Tapi persyaratan untuk itu harus tenaga kerja atau SDM yang bisa lakukan pemeliharaan, perbaikan, dan lainya. Itulah yang kita kerja sama pada hari ini,” tandasnya.

Usaha ini lanjut dia, endingnya adalah kendaraan di Manggarai dipenuhi dengan kendaraan listrik, dan menjadi pusat pengembangan kendaraan listrik.

“Sehingga PLN berharap senantiasi terus memberikan pendampingan kedepannya. Melalui pelatihan ini, mempersiapkan tenaga ahli konversi motor listrik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini berlangsung di Aula SMK St. Aloisius Ruteng. Dibuka oleh Bupati Manggarai, Hery Nabit, dan dihadiri Manager Unit Pelaksana Proyek Nusra 2 PT. PLN, Harnandi Adhityo bersama jajaranya, Kepala SMK St. Aloisius Ruteng, Bruder Dion.