Ia menyebut, kehadiran pemerintah daerah Kabupaten Belu dalam momentum tersebut sebagai bentuk dukungan dan motivasi untuk pengusaha muda milenial Kabupaten Belu yang bergerak di bidang teknologi, khususnya penyediaan data center bagi kebutuhan internet di Timor Leste.

“Pemerintah daerah akan memback up penuh dengqn dukungan kebijakan perijinan, agar rencana kerja sama itu dilaksanakan dengan baik,” ujar Jantje Taek.

Sementara itu Pimpinan Bank NTT Cabang Atambua Adi M Pontus menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terlaksananya satu kegiatan yang merupakan momentum penting bagi kehadiran Bank NTT sebagai Bank Devisa di perbatasan Negara Indonesia – Timor Leste. 

Menurutnya, kedua perusahaan sepakat memanfaatkan jasa layanan Bank NTT sebagai bank Devisa sebagai mitra dalam melayani transaksi keuangan, dalam aktifitas bisnis dan kerja sama kedua perusahaan diatara kedua negara.

Ia mengatakan, sebelumnya PT Elnet telah dibiayai Bank NTT sebagai salah satu provider penyedian jasa layanan telekomunikasi di Kota Atambua Kabupaten Belu.