Karena itu hal-hal seperti ini patut dijadikan contoh untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya pada masyarakat Manggarai.
“Ini juga sebagai contoh bagi personil lain untuk bisa berbuat, setidak-tidaknya bisa membantu masyarakat di Manggarai secara umum,” ungkapnya.
Dikatakannya, Bripka Syamsuddin merupakan orang selalu aktif dalam setiap pekerjaannya.
“Dalam tugas kesehariannya Bripka Syamsuddin selalu mendapat respon yang baik dan bagus dari sesama anggota, pimpinan maupun dari masyarakat,” pungkasnya.
Seperti diketahui, bahwa kisah Bripka Syamsuddin (40) ini berawal dari rasa perihatin melihat anak-anak usia dini yang lahir dari keluarga tak mampu dan anak yatim piatu yang putus sekolah.
Karena itu Bripka Syamsuddin, polisi yang bertugas di Polres Manggarai ini tergerak mendirikan Yayasan Pendidikan Islam FII Sabilillah Ruteng.
Yayasan ini terletak di Kumba – Ruteng tepatnya samping Bandara Frans Sales Lega, Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).





Tinggalkan Balasan